pondok pesantren modern dan ciri-cirinya
GUDANG KITAB KUNING _ pondok pesantren modern dan ciri-cirinya
Peran pondok pesantren terhadap corak pendidikan di indonesia memang tidak di ragukan lagi. Tidak di pungkiri, bahwa pesantren mampu melahirkan orang-orang hebat yang mempunyai titel dan mampu bersaing dengan berbagai kalangan.
Di era modern yang serba canggih seperti sekarang, pesantrenpun mampu menyesuaikan diri dengan tidak mengubah kedudukan dan tujuan dari pendidikan utama pesantren itu sendiri, yaitu mengutamakan pendidikan agama dan pembentukan insan yang beriman dan bertakwa.
Sebenarnya tudak ada perubahan yang terjadi pada lingkup pendidikan di pesantren, yang terjadi hanya penambahan kurikulim pendidikan dengan penambahan kurikulum pendidikan formal. Dengan penambahan tersebut, di harapkan para santri dari pondok pesantren bisa memadukan ilmu pengetahuan non formal dengan ilmu pengetahuan formal, sehingga bisa bersaing dan mampu di tempatkan di mana saja sesuai bidangnya masing-masing.
Dengan adanya perubahan dan pembaruan pendidikan di lingkup pondok pesantren, sehingga sekarang lebih di kenal dengan pondok pesantren modern, tetapi tetap tidak meninggal ciri khas pendidikan ala pondok pesantren.
Untuk mengetahui secara detail tentang pondok pesantren modern, pelopor dan ciri-cirinya, berikut ulasannya yang kami rangkum dari berbagai sumber.
Pelopor pertama Pondok Pesantren Modern
Pelopor dari pesantren modern adalah Pondok Modern Gontor. Pondok inilah yang secara sistematis dan bertahap memperkenalkan suatu sistem baru bagi dunia pesantren sehingga dengan reformasi sistem ini maka pesantren tidak hanya disukai oleh kalangan masyarakat pedesaan tapi juga mulai menarik masyarakat urban/perkotaan untuk menyekolahkan dan mengirimkan anaknya untuk dididik di pesantren.
Sistem yang diberlakukan pesantren modern membuat masyarakat yang selama ini agak sinis menjadi bangga dengan pesantren. Karena komodernan yang di tonjolkan tidak hanya sekedar jargon dan simbol-simbol belaka, tapi juga mencakup implementasi dari nilai-nilai modern yang hakiki dan islami.
Namun sistem pondok modern bukan tanpa kritik. Salah satu kritik yang di dengungkan adalah lemahnya santri modern pada penguasaan kitab kuning klasik . Dan terlalu terfokus pada penguasaan bahasa Arab modern dan ringan.
Berangkat dari kritikan ini, maka banyak pesantren yang tidak langsung meniru bulat-bulat sistem ini tetapi mengombinasikannya dengan sistem salaf dan sistem pendidikan lain yang sebelumnya hanya di luar pesantren seperti pendidikan formal, dan lain-lain.
Ciri-ciri Pesantren Modern
Definisi dan arti dari Pondok Pesantren Ponpes Pontren Modern , yang merupakan kebalikan dari Pondok Pesantren Salaf Oleh Litbang Ponpes Al-Khoirot Malang. Pondok pesantren Modern memiliki konotasi yang bermacam-macam. Tidak ada definisi dan kriteria pasti tentang ponpes seperti apa yang memenuhi atau patut disebut dengan pesantren 'modern'.
Memakai kurikulum Nasional
Memiliki sekolah formal dibawah kurikulum Diknas dan/atau Kemenag dari SD/MI MTS/SMP MA/SMA maupun sekolah tinggi.
Tidak lagi memakai sistem pengajian tradisional seperti sorogan, wetonan, dan bandongan.
Kriteria-kriteria di atas belum tentu terpenuhi semua pada sebuah pesantren yang mengklaim modern. Pondok Modern Gontor, inventor dari istilah pondok modern, umpamanya, yang ciri modern-nya terletak pada penggunaan bahasa Arab kontemporer secara aktif dan cara berpakaian yang meniru Barat.
Tapi, tidak memiliki sekolah formal yang kurikulumnya diakui pemerintah. Pesantren modern, dengan demikian, adalah kebalikan dari Pesantren Salaf. Sistem ini tetapi mengombinasikannya dengan sistem salaf dan sistem pendidikan lain yang sebelumnya hanya di luar pesantren seperti pendidikan formal, dan lain-lain.
Pesantren Salaf dan Modern
Tidak semua pesantren meniru 100% sistem modern yang dipakai Gontor. Banyak dari pesantren yang masih mempertahankan sistem pesantren salaf. Sebagian mengambil jalan tengah dengan mengombinasikan dua sistem yang berbeda yaitu sistem salaf dan modern sekaligus.
Salah satu contohnya adalah Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang yang merupakan kombinasi salaf dan modern. Ia memiliki ciri khas yang ada di pesantren salaf seperti pengajian kitab kuning/klasik dengan sistem sorogan dan wetonan, ada madrasah diniyah, tahfidzul Qur'an, dan pada waktu yang sama memiliki sekolah formal dan mengajarkan bahasa Arab kontemporer.
Pesantren seperti Al-Khoirot Malang beranggapan bahwa sistem kombinasi antara sistem modern, salaf dan pendidikan formal adalah sistem terbaik saat ini untuk di implementasikan di pesantren.
Dengan sedikit lebih memgenal tentang pondok pesantren modern, di harapkan kita bisa lebih memilih memasukkan buah hati kita ke pondok pesantren modern. Karena di pondok pesantren modern tidak kalah kualitasnya dengan sistem pendidikan yang lain.
Ke untungan memasukkan anak ke pesantren modern adalah terjaminnya pendidikan agama di dalamnya. Tentunya kita sebagai orang tua, tidak hanya mengharapkan anak mahir dalam pendidikan formal saja, tapi jauh dari itu, kita juga mengharapkan anak-anak kita pandai dan mumpuni dalam bidang agama.
Sekian pembahasan tentang apa itu pondok pesantren modern dan ciri-cirinya, semoga bermanfaat dan terima kasih untuk kunjungannya.
Sumber: 5antri

Post a Comment for "pondok pesantren modern dan ciri-cirinya"